ICLS 16 UNRI 2025
diupload pada: 19 Feb 2026
ICLS 16 UNRI 2025
Universitas Riau UNRI, melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan FKIP, menggelar The 16th International Conference of Lesson Study ICLS pada Senin, 15 September 2025. Konferensi internasional ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unri, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, MPhil, mewakili Rektor Unri. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring internasional Unri dan memperdalam pembahasan mengenai Lesson Study sebagai metode peningkatan kualitas pendidikan di era digital.nbspDalam sambutannya, Dr. Sofyan Husein Siregar menekankan relevansi tema konferensi tahun ini, yang berjudul quotTransforming Education through Lesson Study: Building Sustainable Learning Communities in the Digital Era.quot Sofyan menyampaikan bahwa tema ini sangat tepat dengan tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, di mana perubahan zaman dan teknologi mempengaruhi metode pengajaran dan pembelajaran.ldquoDi era digital, kita dituntut untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam membangun pembelajaran yang berkelanjutan. Lesson Study adalah salah satu pendekatan yang dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan, serta menciptakan komunitas belajar yang berkelanjutan,rdquo ujar Sofyan dalam sambutannya.Konferensi ini juga menjadi ajang penting bagi para akademisi dan praktisi pendidikan dari seluruh dunia untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan mengembangkan pendekatan pendidikan yang lebih efektif melalui Lesson Study. Sofyan juga mengungkapkan bahwa Unri berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan berkualitas melalui kerja sama internasional yang dapat meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa.Konferensi ini menghadirkan pembicara terkemuka dari berbagai negara yang berpengalaman dalam mengembangkan dan menerapkan Lesson Study dalam pendidikan. Di antaranya adalah Prof. Carl Winslow dari Denmark, Prof. Manabu Sato dari Gakushuin University Jepang, Naomi Takasawa dan Rie, keduanya juga berasal dari Jepang, serta Dr. Muhammad Syawal Amran dari Malaysia.Selain itu, tokoh-tokoh nasional yang memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan Lesson Study di Indonesia turut hadir, seperti Arif Hidayat, MSi, PhD Ed, Prof. Dr. rer. nat. Asep Supriatna, MSi, dan Sumar Hendayana, PhD yang merupakan akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia UPI. Mereka memberikan kontribusi penting dalam diskusi dan berbagi pengalaman tentang penerapan Lesson Study dalam konteks pendidikan di Indonesia.ICLS ke-16 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari para akademisi, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, terdapat pula peserta internasional yang hadir, termasuk dari Malaysia dan negara-negara lainnya. Forum ilmiah ini menjadi wadah bagi peserta untuk berbagi penelitian, pengalaman, dan praktik terbaik dalam penerapan Lesson Study.Para peserta konferensi mendiskusikan berbagai topik terkait penerapan Lesson Study, dari pengembangan kurikulum berbasis Lesson Study hingga tantangan yang dihadapi dalam implementasi metode ini di berbagai negara. Konferensi ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari pengalaman yang telah diterapkan di negara-negara lain, terutama yang berhasil memanfaatkan Lesson Study untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah.Selain diskusi ilmiah, konferensi ini juga menjadi kesempatan bagi Unri untuk memperkuat jejaring akademik internasional dengan universitas dan lembaga pendidikan di luar negeri. Melalui kolaborasi internasional ini, Unri berharap dapat mengembangkan metode pengajaran dan pembelajaran yang lebih inovatif, serta meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.ldquoMelalui kerja sama internasional yang kami bangun, kami berharap dapat mengintegrasikan berbagai pendekatan terbaik dalam pendidikan untuk diterapkan di Unri dan di Indonesia. Kami ingin menciptakan atmosfer belajar yang lebih baik dan memastikan pendidikan di Unri terus relevan dengan perkembangan zaman,rdquo ujar Dr. Sofyan Husein Siregar.Penerapan Lesson Study di Indonesia memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait dengan keterbatasan sumber daya dan pemahaman terhadap pendekatan ini di kalangan guru dan pendidik. Namun, dengan adanya konferensi ini, Unri berharap dapat memperkenalkan Lesson Study lebih luas di Indonesia dan memberikan pelatihan kepada para pendidik untuk mengimplementasikan metode ini dengan lebih efektif.Prof. Asep Supriatna, yang turut berbicara dalam sesi diskusi, menjelaskan bahwa Lesson Study adalah pendekatan berbasis kolaborasi antara guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih efektif, dengan fokus utama pada peningkatan pemahaman siswa. quotLesson Study merupakan metode yang melibatkan guru secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Metode ini memungkinkan guru untuk saling belajar dan mengembangkan keterampilan mengajar bersama,quot ungkap Prof. Asep.Unri sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan berbagai institusi internasional. Konferensi internasional ini menunjukkan langkah nyata Unri dalam memperkuat jejaring global dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.Melalui partisipasi aktif dalam konferensi-konferensi internasional seperti ICLS, Unri berharap dapat menjadi bagian dari perubahan besar dalam dunia pendidikan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan global.Dengan suksesnya penyelenggaraan The 16th International Conference of Lesson Study, Universitas Riau memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada peningkatan kualitas pendidikan melalui kerjasama internasional. Melalui pendekatan Lesson Study, Unri berharap dapat membangun komunitas belajar yang lebih berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan zaman, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan dunia. sumberunri.ac.id dan kumparannbsp
ALSI